Kamis, 20 Oktober 2016

Tutorial Membuat Parcel Seserahan Pernikahan Isian Mukena

Salah satu parcel yang sering ada dalam seserahan pernikahan adalah seperangkat alat sholat, sekarang saya akan membuat parcel yang berisi satu set alat sholat yakni mukena, seharusnya seperangkat alat sholat namun karena wadahnya sempit jadi dibagi 2  yaitu satu set mukena dan satu set sajadah beserta alquran. Di postingan ini saya membuat tutorial membuat parcel isian mukena terlebih dahulu...nanti berikutnya isian sajadah dan alquran...tunggun yah dipostingan berikutnya....




Ini adalah wadah untuk mengalasi isian, terbuat dari baki bentuk persegi yang dibungkus dengan kain, saya sudah buat tutorialnya di sini, silahkan lihat...
















Ini satu set mukena atasan (mukena) dan bawahan (rok), modelnya terserah sesuai selera, saya pilih yang ada hiasan bordirnya











Garap mukena atasan dulu, bentangkan mukena, pegang salah satu ujung bawah lalu dengan menggerakkan jemari urut dan genggam lengkungan bawah mukena, tahan











Ikat genggaman tadi dengan seutas pita emas















Seperti ini













Letakkan mukena yang sudah diikat di atas baki alas, mekarkan ujung bawah mukena hingga membentuk kipas












Atur sedemikian rupa hingga terlihat rapi dan cantik, perlihatkan pinggiran bordirnya, biarkan mukena "over loading" melewati alas baki...tak mengapa...












Panjangkan dan sempitkan ujung atas mukena, gulung ujung atas sedikit demi sedikit












Penampakan proses menggulung (baru setengahnya)














Lanjutkan menggulung hingga nampak seperti ini, usahakan gulungan sekerap/serapat mungkin












Siapkan jarum pentul yang kecil seperti ini















Itu digunakan untuk menahan kedudukan bentuk mukena, semat di bagian tertentu saja, bila perlu tidask terlihat/tersembunyi











Sematan jarum harus bisa menembus kain alas














Sekarang bagian rok mukena, bentangkan rok lalu lipat sampai seperempat lebarnya


















Lalu pegang ujung yang ada karetnya














Letakkan disamping gulungan mukena atas, balutkan mengelilinginya seolah melanjutkan gulungan sebelumnya,











Lakukan hingga ujungterakhir rok, tahan kedudukan dengan sematan jarum setahap demi setahap













Menurut pengalaman proses menggulung ini pastinya akan trial n error..tapi ..it's okay...jalani saja..hingga memperoleh hasil yang bagus...













Sepertinya yang ini sudah yang terbaik, semat dengan jarum












Untuk membneri kesan bunga mawar pada gulungan maka saya melipat pinggirannya ke arah bawah














Hmmm....what do you think? anggap saja cantik! proses membentuk mukena selesai
Tapi kok terlihat gersang yah.....saya harus menambah hiasan agar lebih cantik!...















Kecantikan atau keindahan identik dengan bunga? benar ngga sih? menurut saya iya lah...
Siapkan bunga yang pantas untuk hiasan ini, boleh bunga plastik, bunga pita atau bunga kertas, bisa dibeli atau dibuat sendiri....
Kalau saya...tentu buat sendiri..he...he...dari kertas..
pasti mau tahu dong cara buatnya...lihat saja nih di sini







Letakkan bunga-bunga di bagian ini (leher) boleh menumpuk seperti ini bila bunganya banyak....ini masih trial n error











Saya juga menyiapkan untaian mute seperti ini warnanya disesuaikan saja...














Saya mencoba meletakkannya di atas gulungan..untuk mempertegas garis gulungan












aaarrrgh....makin cantik..kan?















Saya pilih posisi ini....terbaik...
Biasanya saya mengambil foto untuk posisi yang sudah dipilih ini agar tak lupa saat ditahan/direkatkan, pastinya ada proses bongkar pasang









Untuk merekatkan bunga, saya memakai pita sebagai alat perangkainya kemudian bunga ditempelkan dengan lem bakar, ingat yah...posisinya ikuti foto yang sudah diambil












Letakkan kembali rangkaian bunga di tempatnya













Atur sedemikian rupa sampai terlihat pantas...















Ikatkan pita ke gulungan, ini sekaligus mengikat gulungan agar tak mudah terurai












Sedangkan untaian mute....biarkan saja pada posisinya tidak diikat/direkatkan...
Supaya lebbbihh...cantik lagi saya beri juntaian pita dibawah bunga-bunga...caranya buat potongan pita lalu selipkan di bawah pita bunga
Hmmm....it's really done!..sudah cukup...










Namanya juga parcel...ya harus dibungkus alias diwrapping dengan plastik bening (plastik parcel)












Cara membungkus parcelnya, letakkan plastik di atas parcel lalu pinggiran parcel dilipat menyelimuti wadah baki, rekatkan dengan isolasi bening, biarkan di bawah baki pastiknya saling menindih supaya rekatannya kuat










Usahakan bentangan plastiknya rapi untuk bagian yang terlihat














Namun tidak mesti "ngepres" banget....paling tidak bisa menahan mute agar tak mudah goyah/berubah posisinya namun jangan sampai membuat bunganya gepeng...  :((...

Gimana?.....anda terinspirasi?...
Ayo berkarya!...
O..ya mau lihat hasil parcel lainnya? silahkan lihat di sini

Sabtu, 15 Oktober 2016

Tutorial Menghias Wadah Parcel Seserahan Pernikahan



Dahulu suka membayangkan andai saya bisa menuangkan ide ke dalam pembuatan parcel seserahan pernikahan...kapan itu akan terjadi, setelah menunggu sekian lama (walau sebenarnya tidak ditunggu) sejak mengenal craft akhirnya kesampaian juga...saya merasa sangat puas karena di sini saya diberi kebebasan berkarya, menuangkan ide dan kreasi walau tetap dalam batas minimal dana...it's not a problem.....
Parcel yang akan saya buat ini harus terlihat indah nan cantik tidak mahal namun tidak murahan, saya inginnya parcel ini bisa bermanfaat baik itu isinya maupun bekas kemasannya, khusus kemasannya saya buat sendiri dari benda yang nanti bisa dimanfaatkan bila sudah dibuka.
Yuk mari lihat cara saya membuatnya.....


Ini contoh benda/barang berupa baki yang akan dijadikan wadah/alas isian seserahan, salah satunya baki palstik ini, saya juga menyediakan sehelai kain sebagai pembungkus baki, bentuknya dibuat lingkaran mengikuti bentu baki hanya ukurannya jauh lebih lebar kira-kira bisa menutupi/membungkus baki....








Ambil kain, lipat pinggirannya sekitar 1/2 cm ke arah dalam jahit jelujur menggunakan jarum tangan












Jahit jelujur terus hingga hampir setengah lingkaran













Hentikan jahitan, buat jahitan yang tadi mengerut













Masukkan baki ke dalam kain yang mengerut













lalu sambil jahitan diteruskan buat kerutan sedikit demisedikit hingga kain membungkus baki












Lakukan jahitan hingga bertemu kembali dengan titik awal jahitan, matikan jahitan....












Bila anda bisa, usahakan minimalkan lubang ditengah













Namun bila ngga...paling mudah berikan atau selipkan kain untuk menutupi sisa baki












Hasilnya sepeti ini.....siap didekorasi...













Saya mencoba menaruh sepasang sandal di sini?....hmmmm....okay juga...












Tambahkan sebuah dompet?....wow....tambah banyak!...masih cukup....
Buat wadah ini sebanyak yang dibutuhkan...
Saya sudah buat beberapa, mau lihat? klik lihat di sini

Selamat berkarya




Senin, 10 Oktober 2016

Tutorial Membungkus Kado untuk Tas

Hampir setiap hari saya selalu membungkus kado dengan berbagai isiannya mulai dari yang mudah hingga yang bentuknya beragam...
Bila bentuk isinya kotak ini yang paling gampang membungkusnya tinggal mengikuti bentuk kotak tersebut tapi kalau yang bentuk tak beraturan?...merupakan tantangan untuk membungkusnya dengan rapi dan terlihat tetap cantik. Dahulu...bila ingin membungkus kado mesti ada kemasan dus..karena tidak mau ribet dan ingin kadonya terlihat rapi....pasti bingung bila tak ada...
Sekarang ngga gitu lagi dah...kali ini saya membungkus kado yang isiannya tas yang bentuknya sedikit tidak beraturan, tidak ada dusnya lagi...
Eeeh...jangan khawatir yah...ada cara mudah membungkusnya..yuk mari kita lihat caranya....


Ini tas yang akan dibungkus, memang bentuk tasnya sendiri sempurna cuma untuk dibungkus agak rumit...mudahnya pasti pakai dus....
Siapkan kertas kado satu lembar dan isolasi bening











Rapihkan dulu bentuk tas, masukkan tali tas ke dalam tasnya, bila bisa dilepas dari gespernya itu lebih baik











Ukur dimensi tas dengan cara diletakkan di atas kertas, arahkan salah satu pinggiran kertas ke tengah tas











Lalu pinggiran kertas sebelahnya di arahkan ke tengah menumpang pada pinggiran kertas sebelumnya











 Gunting kelebihan kertas tapi pinggira kertasnya tetap harus saling menumpang












 Lipat salah satu pinggiran kertas kira-kira 1-2 cm













Pinggiran yang dilipat tadi diletakkan di atas pinggiran lainnya yang tidak dilipat, rekatkan posisinya dengan menggunakan isolasi bening, bubuhkan isolasi di beberapa titik saja










 Selesai perekatan tengah...













Lipat dua kali lubang bawah untuk membentuk amplop











Rekatkan dengan isolasi














Sekarang waktunya memasukkan tas ke dalam amplop kado...pelan-pelan memasukkannya khawatir robek karena lebar amplop telah disesuaikan dengan lebar tasnya dan dibuat tidak terlalu longgar 








Masukkan tas terus hingga dasar/bawah amplop













Nah, bagian atasnya ada kelebihan kan?..inilah bagian yang penghiasnya jangan dipotong












Di bagian ini buat lipatan bolak-balik seperti bentuk kipas hingga mentok ke tas...












Tekan/rekatkan bagian tengah kipas ataur sedemikian rupa hingga kipas kanan kiri sama lebarnya











Arahkan kipas ke arah permukaan yang akan dijadikan bagian depan tahan dengan merekatkan isolasi di tengah kipas











Lebarkan/tarik lipatan kipas ke bawah tengah tahan dan rekatkan dengan isolasi (kanan-kiri)












Tralala.....selesai sudah acara bungkus kadonya!...cantik kan?


Selamat berkarya...