Jumat, 20 Mei 2016

Tutorial Membuat Patcwork Salur dari Lalamakan untuk Tas

Jangan mudah membuang kain sisa menjahit....karena banyak gunanya. Saya sendiri suka menyimpannya hingga menumpuk...tapi sering juga terpakai. Bila saya perlu kerjaan patchwork kenapa tidak memanfaatkan kain perca atau lalamakan? lumayan kan gunanya...bisa menghemat pengeluaran uang untuk membeli kain baru, dan....hasilnya? menurut saya jangan dibilang biasa yah...karena ada nilai seninya karena itu sesuatu yang berharga.....
Ayo....di bawah ini saya sudah membuatkan 2 tutorial berbeda dalam pembuatan patchwork salur, gampanglah buatnya...yuk mari kita lihat...


Tutor cara pertama :
Ini beberapa potongan kain perca atau lalamakan (kain sisa menjahit), ukurannya persegi panjang agak tak beraturan. Mainkan warnamu...sesuka hati bisa fullcolor atau gradasi warna atau tematik...










Urutan letaknya sembarang atau berirama....sesuka hatimu...tapi kalau bisa jangan satu warna berdampingan nanti ciri khas salurnya jadi tidak terlihat jelas














Ini dua helai kain yang akan digabungkan pertama kali, beda warna...
Letakkan di atas selembar kain busa, ukuran busanya disesuaikan dengan patchwork salur yang diinginkan














Tumpukkan keduanya saling berhadapan, semat dengan jarum hingga menembus busa, lalu jahit...













 


 Ini hasil jahitannya...


















Buka sambungan, semat kain yang akan disambungkan dengan kain berikutnya, siapkan kain barunya...
















Tumpukkan pada kain kedua yang disemat tadi lalu semat juga yang ini...
















 Dan...jahit....

















Kembali buka sambungan dan semat, siapkan kain berikutnya, begitu seterusnya hingga busa tertutupi semua...












Patchwork salur saya ini hanya sampai segini, sayang masih...kusut...












Setrika agar rapi....gunakan air untuk merapihkannya












 Rapihkan kelebihan pinggirannya...












 Ukur panjang yang diinginkan lalu buat garis














 Dan potonglah....














Jadilah seperti ini...persegi panjang, rencananya ini digunakan untuk saku depan tas









Saya juga membuat tutor cara kedua, sama tapi tidak menggunakan kain busa jadi langsung merangkai kain percanya saja...hasilnya sama bagusnya....


Ini beberapa kain perca untuk membuat patchwork salur nuansa kemerahan....













 Penataannya perlu coba-coba....agar terarah...













Setelah penataannya okay...lanjut digabung, tumpukkan 2 lembar kain beda warna sesuai rencana urutan











 Semat dengan jarum lalu jahit....

















Lakukan penggabungan berikutnya dengan cara yang sama hingga kain habis...
















Nah..ini dia kain yang sudah dirangkai, model salurnya seperti ini...













Masih kusut.....tinggal disetrika...













 Hasil setrikaannya seperti ini...












Jauh lebih rapi....













Bila dibalik....maka pola setrikaannya mengarah ke satu arah....












Buat garis ukuran menggunakan kapur jahit dan penggaris.












 Gunting kelebihan pinggirannya














Patchwork sudah jadi...dan siap dipakai untuk produk selanjutnya...











Untuk hasil cara ini, penggunaannya tetap harus memakai busa












Nanti ukuran busanya harus lebih besar/lebar dari patchwork ini












Ini hasil produk berikutnya berupa tas gendong untuk patchwork cara kedua, diletakkan di bagian depan tas sebagai kantong depan
















Nampak ada jahitan quilting di tengah setiap salur, tentu bagian dalam/belakangnya ada kain busa...cakep kan?...iya sajalah...

















Dan...yang ini...patchwork dari cara pertama sama cakepnya dengan tas di atas...tetap menjadi kantong depan...
















Patchwork salur yang mampu membuat penampilan tas menjadi berbeda/dinamis....siapa sangka kalau salurnya itu terbuat dari kain sisa menjahit...
Jadikanlah dirimu kereaktif....

Selamat berkarya....









Sabtu, 14 Mei 2016

Memasak Sop Baso "Cuankie"-ku

Sesekali melirik ke jalan barangkali ada si 'mas-mas baso cuanki', langsung beli bila lewat...tapi giliran ga ada....yah terpaksa buat, sayangnya sekali buat...kesenangan bikin terus....walau tidak serasa seperti si mas itu, menurut lidah saya cuanki buatan sendiri lebih afdol...tidak terlalu berminyak dan ga eneg/enek, memang sih...basonya sendiri saya beli di pasar...beli yang enak dan halal, maklum...sekarang mah musim 'tukang tipu' jadi harus hati-hati...
Begini buatnya...


Baso saya berukuran besar makanya saya bagi menjadi 4 potongan, goreng hingga kulitnya mengering, sisihkan.












Karena ini sop, perlu disediakan herbalnya seperti bawang daun, seledri, kentang dan tomat, semuanya diiris. O ya tentang kentang...sengaja kulitnya tidak dikupas hanya dibersihkan dengan cara disikat, katanya ternyata kulitnya bagus untuk dikosumsi...








Ini dia...bumbunya! stok dari kulkas...masih beku. Bahan dan cara buatnya gampang....begini :
tumis menjadi satu bawang putih iris, bawang merah iris, pala iris dan merica/pedas tumbuk, masak hingga bumbu harum dan terlihat kecoklatan...Masukkan ke wadah tertutup lalu simpan di kulkas, stok untuk sesekali masak...







Masak air untuk kuah sop hingga mendidih














Masukkan bumbu beku...dan tak lama akan terurai seperti ini











Masukkan bahan baso dan herbal (kecuali bawang daun) masak hingga matang...ingat...api kompornya kecil saja (jangan sampai air bergejolak kuat, yang tenang saja  gitcu...)










Masukkan bumbu perasa garam, penyedap dan gula pasir, bila ingin rasa lebih segar tambahkan cuka beberapa tetes...hmmm...











Setelah baso mengapung dan herbal lainnya matang, matikan api lalu segera masukkan bawang daun iris.....











Dan.......sajikan dalam mangkok beri irisan cabe rawit/sambal...sz...szzzz.....segar! bisa untuk teman nasi.....







Kamis, 12 Mei 2016

Memasak Tahu Kecap

Di Cirebon, kota saya tinggal ada masakan yang namanya 'tahu kecap' masakan tahu berkuah kecap, bahan utamanya dari tahu kemprong (tahu yang dalamnya kopong/berongga) dan kecap. Mudah membuatnya...kalau mau yuk belajar memasaknya...


Buat bumbu halus terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, ketumbar sangrai dan tomat serta daun salam, semuanya direndos tapi tak perlu halus sekalu, agak kasar saja...









Siapkan cabe merah iris serong














Juga tahu kemprongnya tapi ini bukan tahu bahan jajanan 'tahu gejrot" beda lagi...











Tumis cabe merah iris hingga layu lalu sisihkan ke pinggir wajan












Dengan minyak yang sama tumis bumbu halus













sampai layu dan berasa wangi....hmmm...














Segera tuangkan air panas, aduk rata














Masukkan bumbu perasa seperti garam, gula pasir  penyedap...dan kecap manis....












Setelah bumbu larut dan air mendidih masukkan tahu, aduk rata...











Masak hingga tahu mengempot/peyot (udara di dalamnya tersedot keluar, biasanya tanda masakan ini matang...











Sajikan hangat dan santap bersama nasi dan sambal goreng....nyam....nyam...jadi semakin lapar!....